Tuesday, 22 November 2011

Teman Baru Lassy Part 3

Hari berganti, kedua teman Lassy pun masih setia menanti.

Tidak banyak yang bisa gw ceritakan lagi, entahlah, kesetiaan keduanya memang sangat berkesan dan terlalu menginspirasi. 

Yah mungkin ada sedikit lagi..

Malam itu, tinggal si coklat yang menunggu di teras, sedang tertidur pulas diatas keset begitu gw hendak keluar. 

Tadinya gw mau jalan kaki saja, karena rumah teman gw sebenarnya tidak begitu jauh, masih satu komplek hanya beda blok.

Namun gw berpikir lagi, kalau gw jalan kaki, si coklat pasti akan mudah mengikuti, gw pun membuka garasi dan mengeluarkan mobil.

Benar saja, sampai beberapa tikungan dia masih mengikuti, namun begitu jalanan lurus, gw pun segera tancap gas dan si coklat pun jauh tertinggal.

Sampai dirumah teman, karena rumahnya terletak di gang buntu, gw pun memutar mobil terlebih dahulu, agar posisinya lebih gampang saat hendak pulang.

Temen gw keluar rumah bersamaan dengan gw keluar mobil, dan dalam waktu yang bersamaan pula, si coklat tampak berjalan dari kejauhan.

"Wah, elo bawa pakai bawa piaraan segala..", setelah menjawab engga, gw pun menceritakan tentang si coklat kepada temen gw, dan dia pun heran.



To be continued..

Monday, 21 November 2011

Teman Baru Lassy Part 2

Senin pagi, seorang karyawan sempat bingung saat hendak masuk, antara ketakutan dan penasaran, terdengar dari kegaduhan didepan gerbang.

Gw pun keluar, dan mendapatinya sedang menghalau kedua anjing itu. Setelah gw ceritakan secara singkat, dia cuman berkomentar : "Bagus juga fighting spiritnya".

Agak siang, ada bunyi batu kerikil dilempar beberapa kali, sambil mengingat keberadaan mereka, gw pun keluar. Gw melihat ada seorang pemulung yang mencoba mengusir kedua anjing itu, keduanya menggonggong sambil kemudian berlari saat si pemulung melempar kerikil itu lagi.

Namun tidak berapa lama, keduanya sudah kembali lagi didepan gerbang dan menunggu Lassy. 

Dengan maksud agar kedua anjing itu tidak mengganggu dan diganggu orang lain, lalu gw pun membuka gerbang agar mereka bisa masuk ke teras. Mereka pun masuk sampai kedepan pintu dan sampai situ saja karena pintu pun segera gw tutup.

Menjelang sore, ada seorang kurir datang untuk mengantar barang. Setelah mengetuk gerbang dan melihat gw, dia pun bertanya : "anjing baru bos?"  gw pun menjawab engga sambil menceritakan kepadanya tentang anjing itu, dan dari mimiknya dia agak mengerti tapi sekaligus agak bingung.

Sore tadi hujan kembali turun, dan dari balik jendela gw melihat kedua anjing itu sedang tidur pulas, yang satu diatas keset dan yang satu lagi dipojokan. 

Jam 7 malam, bersamaan dengan waktu makan ketiga anjing gw, kedua anjing itupun gw kasi makan. Satu piring untuk mereka berdua, beberapa potongan ayam dalam sekejab langsung habis disikat. Tidak lama kemudian, gw pun merasakan lapar dan berniat keluar untuk mencari makan. Dengan berjalan kaki gw pun keluar dan kedua anjing itupun berjalan mengikuti.

Didekat lapangan, gw bertemu seorang tetangga yang baru pulang, dan gw pun berbincang-bincang dengannya. Sambil berbincang-bincang gw melihat kedua anjing itu berjalan duluan, sambil sesekali mengencingi beberapa tiang listrik, dan kemudian berbelok ditikungan.

Selesai berbincang, gw pun mencoba mencari mereka sambil meneruskan berjalan kedepan komplek mencari makanan, namun gw tidak melihat keduanya.

Begitupula saat gw selesai membeli makanan dan melewati lapangan itu lagi, gw tetap tidak melihat keduanya. Sambil berharap mereka telah pulang kerumahnya, gw pun meneruskan berjalan pulang kerumah.

Begitu sampai kedepan gerbang, jrenggg.. yak, mereka sudah standby didepan gerbang seakan menunggu gw datang.


Gerbang gw buka, gw biarkan mereka masuk ke teras, dan tidak berapa lama gw pun tertidur pulas.

Followers


ShoutMix chat widget

Switchstein  ©2009 Blogger template 'Photoblog' by Ourblogtemplates.com Powered by ST

Back to TOP